Kejaksaan Negeri Jayawijaya Ikuti Zoom Musyawarah Nasional PERSAJA Tahun 2026

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Sunandar Pramono, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Pidana Umum, Kepala Sub Bagian Pembinaan, serta para jaksa dan pegawai mengikuti kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 (Rabu, 15 April 2026)

Jayawijaya, 15 April 2026 – Kejaksaan Negeri Jayawijaya mengikuti kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Aula Sinergitas Kejaksaan Negeri Jayawijaya.

Kegiatan nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, dari Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jakarta dan diikuti oleh ribuan jaksa dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun virtual.

Di Kejaksaan Negeri Jayawijaya, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Sunandar Pramono, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Pidana Umum, Kepala Sub Bagian Pembinaan, serta para jaksa dan pegawai.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa Munas PERSAJA Tahun 2026 merupakan momentum strategis dalam memperkuat integritas dan profesionalisme jaksa di tengah dinamika transformasi sistem hukum nasional. Ia menyampaikan bahwa Kejaksaan memiliki peran sebagai game changer dalam mewujudkan supremasi hukum di Indonesia.

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Sunandar Pramono, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Pidana Umum, Kepala Sub Bagian Pembinaan, serta para jaksa dan pegawai mengikuti kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 (Rabu, 15 April 2026)

Selain itu, Jaksa Agung juga menekankan pentingnya perubahan paradigma penegakan hukum dari yang bersifat retributif menuju pendekatan yang lebih korektif, restoratif, dan rehabilitatif. Hal ini bertujuan agar penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat.

Lebih lanjut, para jaksa diharapkan mampu memberikan kontribusi berupa masukan konstruktif kepada pemerintah serta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan hukum modern, termasuk kejahatan lintas negara.

Munas PERSAJA Tahun 2026 mengusung tema:
“PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan RI dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional.” Tema ini menjadi wadah konsolidasi seluruh insan Adhyaksa dalam menyatukan langkah dan memperkuat peran strategis Kejaksaan dalam menjaga stabilitas hukum nasional.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Jayawijaya menunjukkan komitmen dalam mendukung penguatan institusi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi peran jaksa dalam penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Bagikan Postingan ini