Kejaksaan Negeri Jayawijaya Bersama Kejaksaan Tinggi Papua Ikuti Kick-off Meeting dan Sosialisasi Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Kejaksaan RI Tahun 2026

Jayawijaya, 04 Juni 2026 – Bertempat di Aula Sinergitas Kejaksaan Negeri Jayawijaya, jajaran Kejaksaan Negeri Jayawijaya Bersama Kejaksaan Tinggi Papua mengikuti kegiatan Kick-off Meeting dan Sosialisasi Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Republik Indonesia dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pengendalian intern, serta mewujudkan sistem pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kejaksaan.
Pada kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Bapak Dr. Jefferedian, beserta jajaran Asisten Kejaksaan Tinggi Papua, di antaranya Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Asisten Pembinaan, serta Asisten Tindak Pidana Khusus. Dari Kejaksaan Negeri Jayawijaya, kegiatan diikuti oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Sunandar Pramono, S.H., M.H., para Kepala Seksi, pejabat struktural, serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Jayawijaya.

Kegiatan dibuka oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya implementasi SPIP Terintegrasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola kelembagaan Kejaksaan. Beliau menyampaikan bahwa penilaian maturitas SPIP tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator administratif, tetapi juga harus mampu mencerminkan efektivitas pengendalian risiko, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa seluruh satuan kerja di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia diharapkan mampu membangun budaya pengendalian yang kuat melalui penerapan manajemen risiko, pengawasan internal yang efektif, serta peningkatan integritas aparatur. Dengan demikian, penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan organisasi Kejaksaan yang profesional, modern, adaptif, dan terpercaya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta juga memperoleh pemaparan mengenai mekanisme penilaian maturitas SPIP Tahun 2026, indikator penilaian, strategi peningkatan nilai maturitas, serta langkah-langkah yang harus dilakukan oleh setiap satuan kerja guna mendukung keberhasilan pelaksanaan penilaian SPIP Terintegrasi.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh jajaran Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Negeri Jayawijaya, semakin memahami pentingnya penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah secara terintegrasi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan secara daring dari satuan kerja masing-masing.
