Kejaksaan Negeri Jayawijaya Hadiri Pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem Ke-34 Tahun 2026

Foto Bersama setelah Pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Ke-34 Tahun 2026 (Jumat, 07 Agustus 2026)

Wamena, Jumat, 07 Agustus 2026 – Bertempat di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, dilaksanakan Pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Ke-34 Tahun 2026, yang menjadi salah satu agenda budaya dan pariwisata unggulan Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Festival Budaya Lembah Baliem tahun 2026 diselenggarakan pada 7–10 Agustus 2026. Untuk tahun ini, kegiatan utama festival dipusatkan di Distrik Walesi, sementara rangkaian kegiatan pendukung juga dilaksanakan di kawasan Kota Wamena.

Pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Jayawijaya turut hadir melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Ibu Margrith Ellains Duwiri, S.H., bersama jajaran.

Kehadiran Kejaksaan Negeri Jayawijaya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan agenda pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kegiatan daerah agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Foto Bersama setelah Pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Ke-34 Tahun 2026 (Jumat, 07 Agustus 2026

Festival Budaya Lembah Baliem merupakan kegiatan yang menampilkan berbagai kekayaan budaya masyarakat Lembah Baliem dan menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan tradisi serta kearifan lokal kepada masyarakat luas dan wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebelumnya menyampaikan bahwa pelaksanaan FBLB tahun ini dikemas dengan konsep yang berbeda. Selain atraksi budaya di Distrik Walesi, rangkaian kegiatan juga menghadirkan Wamena Coffee Street dan Noken Street di kawasan depan Kantor Bupati Jayawijaya.

Pelaksanaan festival juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menerapkan konsep penyelenggaraan secara bergilir atau rolling sebagai bagian dari upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai distrik.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, Festival Budaya Lembah Baliem juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata, ekonomi kreatif, serta produk masyarakat lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Seksi Perdata dan TUN Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Ibu Margrith Elains Duwiri, S.H. turut hadir dalam Pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Ke-34 Tahun 2026 (Jumat, 07 Agustus 2026)

Kegiatan festival tahun ini juga menjadi bagian dari agenda promosi pariwisata Kabupaten Jayawijaya. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan festival dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, sektor jasa, serta masyarakat setempat.

Kejaksaan Negeri Jayawijaya berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta memperkuat sinergitas antarlembaga dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Jayawijaya.

Dengan semangat pelestarian budaya dan kebersamaan, Festival Budaya Lembah Baliem Ke-34 Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi ruang untuk menjaga warisan budaya masyarakat Lembah Baliem sekaligus memperkuat potensi pariwisata dan perekonomian daerah.

Bagikan Postingan ini