Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 1 Kurulu, Kejaksaan Negeri Jayawijaya Edukasi Siswa tentang Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya

Jayawijaya, 17 Juni 2026 – Kejaksaan Negeri Jayawijaya melalui Bidang Intelijen kembali melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang bertempat di SMA Negeri 1 Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (17/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya” dengan subtema “Generasi Cerdas, Taat Hukum, Masa Depan Cerah” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar serta memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat berimplikasi pada konsekuensi hukum.

Bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut yaitu Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Arief Robbi Nurrahman, S.H., didampingi oleh Staf Intelijen, Bapak Ivan Brian Pratama, S.H. Kegiatan diikuti oleh para guru dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Kurulu dengan antusias dan penuh semangat.
Dalam pemaparannya, Kasi Intelijen menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan media sosial, tawuran, konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkotika, hingga tindakan kriminal lainnya yang melibatkan anak di bawah umur. Selain itu, para siswa diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara serta pentingnya menjauhi perilaku yang bertentangan dengan hukum.

Lebih lanjut disampaikan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial saat ini membawa banyak manfaat, namun juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak digunakan secara bijak. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, menjaga etika dalam berinteraksi, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait permasalahan hukum yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para peserta.
Melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejaksaan Negeri Jayawijaya berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan penyuluhan hukum kepada generasi muda sebagai upaya membangun budaya sadar hukum sejak dini serta menciptakan generasi penerus bangsa yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab.
