Kejaksaan Negeri Jayawijaya Laksanakan Jaksa Masuk Sekolah di SMP YPK Wamena, Angkat Tema “Bullying”

Jayawijaya, 28 Januari 2026 — Kejaksaan Negeri Jayawijaya kembali melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) pada tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP YPK Wamena dengan mengangkat tema “Bullying”, sebagai bentuk edukasi hukum dan pembinaan karakter bagi pelajar sejak usia dini.
Pemilihan tema bullying dinilai sangat penting mengingat lingkungan sekolah di Wamena dan wilayah Papua Pegunungan memiliki latar belakang sosial dan budaya yang beragam. Perbedaan karakter, latar belakang keluarga, serta dinamika pergaulan remaja berpotensi menimbulkan tindakan perundungan apabila tidak dibekali dengan pemahaman hukum, nilai empati, dan saling menghormati. Oleh karena itu, pencegahan bullying di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kegiatan JMS ini disampaikan oleh Kepala Sub Seksi I Intelijen Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Fransisco Fourten Kbarek, S.H., bersama Staf Intelijen Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Bapak Ivan Brian Pratama, S.H. Peserta kegiatan terdiri dari siswa-siswi kelas IX SMP YPK Wamena, serta dihadiri oleh para guru dan tenaga pendidik.

Dalam penyampaian materi, para pemateri menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk bullying baik fisik, verbal, maupun psikologis, serta dampak negatif yang ditimbulkan bagi korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah. Selain itu, disampaikan pula dasar hukum dan pasal-pasal yang berkaitan dengan tindakan bullying, sehingga para siswa memahami bahwa perundungan bukan hanya perbuatan tercela secara moral, tetapi juga dapat berimplikasi hukum.
Lebih lanjut, siswa diberikan anjuran dan wawasan mengenai cara menghindari perilaku bullying, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta keberanian untuk melaporkan apabila menjadi korban atau menyaksikan tindakan perundungan. Para pemateri juga menekankan pentingnya peran siswa sebagai agen perubahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying.
Melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini, Kejaksaan Negeri Jayawijaya berharap para pelajar dapat memahami hukum sejak dini, memiliki kesadaran hukum yang baik, serta tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
